Annas Wujudkan Impian Sang Ayah dengan Mendirikan Akademi Khusus Kiper

Berita Liga 1 Indonesia: Terhentinya kompetisi Liga 1 Indonesia sejak Maret lalu jadi kesempatan bagi kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto untuk mewujudkan impian sang ayah, yaitu mendirikan akademi khusus kiper yang diberi nama Hendri Soebagyo Goalkeeper Academy (HSGA).

Seperti diketahui, ayah Annas Fitrianto, Hendri Soebagyo juga menempati posisi sebagai kiper ketika masih aktif bermain.

“Saya ingin mewujudkan keinginan atau cita-cita ayah saya. Karena ayah saya pernah bilang ingin dibikinin akademi khusus kiper. Jadi pas pandemi, kan saya di rumah, saya tidak ada kegiatan, jadi saya berusaha, daripada di rumah aja cuma latihan aja, jadi saya berusaha mewujudkan membangun akademi khusus kiper untuk ayah saya. Makanya akademi ini namanya pakai nama ayah saya juga,” ungkap Annas seperti dilansir laman resmi Persita Tangerang.

Hampir satu bulan berjalan, dia menyebut HSGA yang dikelolanya bersama sang ayah berfokus untuk membina dan melatih kiper muda di wilayah Malang yang masih berusia 13-17 tahun.

“Masih junior lah, jadi targetnya kiper-kiper yang pengin mengasah keahlian kiper mereka, mengasah skill juga, dan yang pengin meningkatkan kemampuannya. Daripada latihan di timnya saja. Mungkin dia mau nambah skill di akademi saya. Jadi targetnya kiper usia muda,” tambahnya.

Di akademi ini, Annas sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab menyusun program latihan ke tangan sang ayah. Sementara dirinya hanya membantu untuk menerapkan program latihan tersebut.

“Tetap ayah saya yang mengatur program latihan, latihan seperti apa, itu ayah saya. Saya cuma membantu karena saya pas libur tim. Balik lagi, semua saya serahkan ke ayah saya. Saya cuma bertanggung jawab di bagian itu saja. Pokoknya setiap saya ada libur atau waktu luang, saya pasti bantu akademi,” jelasnya.

Meski HSGA dikhususkan untuk kiper muda, ia mengaku juga pernah kedatangan kiper profesional. Panjangnya masa jeda kompetisi Liga 1 dan 2 jadi alasan para kiper profesional itu datang ke tempatnya untuk menjaga kondisi.

“Di akademi ini juga bisa untuk menjaga kondisi untuk kiper profesional. Soalnya kemarin ada dua kiper profesional juga yang datang ke akademi untuk jaga kondisi. Jadi bisa dua fungsi, untuk kiper muda dan kiper profesional yang mau jaga kondisi,” kata kiper bernomor punggung satu di Persita Tangerang itu.

Belajar dari pengalaman melatih di akademi ini, Annas pun memiliki keinginan untuk satu saat nanti merintis karier sebagai pelatih kiper.

“Jalan untuk merintis karier sebagai pelatih memang ada kepikiran. Tapi untuk saat ini saya masih fokus di karier sepak bola. Untuk jadi pelatih memang ada rencana ke sana. Saya kan juga harus sekolah pelatih juga. Step by step. Tapi di usia saya yang masih tergolong usia emas, saya masih fokus di karier saya setinggi mungkin sebagai pemain. InsyaAllah nanti jadi pelatih kalau sudah waktunya,” pungkasnya.

Artikel Tag: Annas, Liga 1, hsga, persita